Died 0860-01-01.
Text from Wikipedia, available under CC BY-SA 4.0.
- #wikidata
- #death

Figure timeline
Dhū'l-Nūn al-Miṣrī, often rendered in English literature as Dhū'n-Nūn al-Miṣrī or Zūl-Nūn al-Miṣrī, was an early Egyptian Sufi mystic and alchemist. His surname al-Miṣrī means "the Egyptian".
Text from Wikipedia, available under CC BY-SA 4.0.
science · Egyptian Sufi saint (859–862) · theologian · physician · archaeologist · historian · poet · also Dhu'l-Nun al-Misri, Dhu n-Nun al-Misri, Ḏu'n-Nūn Ṯaubān Ibn-Ibrāhīm, Dhu'n-Nun al-Misri, Dhu al-Nun al-Misri, al-Misri
Born 1 January 0796 · Died 1 January 0860 · Q981803
15 published statements · 0 followers
See & hear
2 photos
Media from Wikimedia Commons, hotlinked at the source under its own licence — see each file for author and terms.
Live now
Pulling headlines from trusted outlets — this usually takes a few seconds
Checking the wires…
Feed scan
These are live links, not archived citations — they only join the timeline once a collect run verifies and archives them.
Live pulse
Most recent outstanding titles, awards, and quotes
Died 0860-01-01.
Text from Wikipedia, available under CC BY-SA 4.0.
“Aku mengenal Tuhanku melalui Tuhanku; dan sekiranya bukan karena Tuhanku, aku tidak akan mengenal Tuhanku.”
“Tanda seorang ‘arif itu ada tiga; cahaya ma’rifahnya tidak memudarkan cahaya sifat wara’nya, secara batiniah tidak memegangi ilmu yang menyangkal hukum lahiriah, dan banyaknya karunia Allah tidak menjadikannya melanggar tirai-tirai larangan-Nya.”
“Seorang ‘arif setiap harinya tentu semakin khusyu’, sebab, setiap saat dia semakin dekat dengan-Nya.”
“Mereka bergerak, dan kata-kata mereka adalah kata-kata Tuhan yang mengalir melalui lidah-lidah mereka, dan pandangan mereka adalah pandangan Tuhan yang telah menelusup ke dalam matanya.”
“Sebagian dari tanda-tanda cinta kepada Allah adalah mengikuti kekasih Allah (Nabi Muhammad Saw.) di dalam akhlaknya, perbuatannya, dan sunnahnya.”
“Prinsip dasar tasawuf ada empat perkara: (1) mencintai Allah yang Maha Agung, (2) menjauhi yang sedikit (dunia), (3) mengikuti al-Quran, dan (4) takut akan terjadinya perebutan (dari taat kepada maksiat).”
“Bahwa engkau cinta apa yang dicintai Allah, engkau benci apa yang dibenci-Nya, engkau memohon ridha-Nya, engkau tolak sekalian yang akan merintangi engkau menuju Dia. Jangan takut akan kebencian orang yang membenci. Dan jangan mementingkan diri dan melihatnya, karena dinding yang sangat tebal untuk melihat-Nya ialah lantaran melihat diri sendiri.”
“Takut kepada neraka dibandingkan dengan rasa takut untuk berpisah dengan-Nya, seumpama dengan setetes air dibanding dengan luasnya lautan.”
“Orang-orang sufi itu adalah orang-orang yang mengutamakan Allah di atas segala apa/siapa pun.”
“Orang sufi ialah, apabila ia berkata maka perkataannya itu sama dengan keadaannya, ia tidak mau mengatakan sesuatu kalau sesuatu itu ada pada dirinya. Keadaan orang sufi adalah pemutusan sama sekali daripada kepentingan dunia.”
“Taubatnya orang awam dari dosa, sedang taubatnya orang khawas dari lupa.”
“Siapapun yang mengingat Allah dengan ingat menurut hakikat sebenarnya akan melupakan segala sesuatu karena begitu sempurnanya ingatannya kepada Allah; dan Allah pun memeliharanya dari segala sesuatu; serta Allah akan menjadi pengganti dari segala apapun.”
“Never think of anyone as inferior to you. Open the inner Eye and you will see the One Glory shining in all creatures.”
Born 0796-01-01.
Text from Wikipedia, available under CC BY-SA 4.0.
Connections